METROSELEBES.COM - Bagi para petani di daerah pegunungan, memilih jenis kakao yang tepat menjadi kunci sukses dalam meningkatkan hasil panen sekaligus menjaga kualitas biji.
Kondisi geografis seperti suhu dingin, kelembapan tinggi, dan curah hujan yang konsisten justru menjadi keunggulan tersendiri untuk beberapa varietas kakao unggulan.
Berikut empat jenis kakao yang terbukti cocok ditanam di dataran tinggi dan pegunungan.
1. Trinitario: Si Juara di Tengah Gunung
Kakao jenis Trinitario merupakan hasil persilangan antara Criollo dan Forastero.
Cocok ditanam di ketinggian 300 hingga 800 meter di atas permukaan laut, varietas ini dikenal dengan rasa dan aroma yang khas.
Produktivitasnya cukup tinggi dan menjadi favorit para produsen cokelat premium dunia.
Baca Juga: Cokelat Mahal, Afrika Gagal Panen, Indonesia Diuntungkan
2. Criollo: Kakao Premium yang Eksklusif
Criollo dikenal sebagai kakao dengan rasa dan aroma terbaik, meskipun lebih sensitif terhadap penyakit.
Kakao jenis ini sangat cocok di dataran tinggi yang memiliki suhu sejuk dan kelembapan stabil.
Perawatannya memang lebih intensif, tetapi harga jualnya jauh lebih tinggi, sangat diminati pasar Eropa dan Jepang.
3. Forastero Klon Unggul: Tahan Cuaca dan Produktif
Meski umumnya tumbuh baik di dataran rendah, klon-klon unggul Forastero seperti ICS dan TSH mampu beradaptasi hingga 700 mdpl.
Keunggulannya terletak pada ketahanan terhadap penyakit dan hasil panen yang melimpah. Cocok bagi petani yang mengutamakan efisiensi dan ketahanan tanaman.
Baca Juga: Rahasia di Balik Panen Kakao Melimpah: Petani Wajib Tahu 8 Tips Ampuh Ini!