Satu sendok makan minyak sawit mengandung sekitar 120 kalori.
Manakah yang Lebih Baik?
Baca Juga: Bukan Cuma Santan! Ternyata Kelapa Indonesia Jadi Rebutan Dunia, Ini Buktinya
Jika ditinjau dari segi ketahanan terhadap panas dan oksidasi, minyak kelapa menjadi pilihan yang lebih stabil untuk proses memasak dengan suhu tinggi seperti menggoreng.
Namun, minyak sawit menawarkan keseimbangan lemak yang baik dan sering digunakan dalam industri makanan karena biaya produksi yang lebih rendah.
Menurut jurnal “Comparative Study on the Stability and Oxidative Properties of Coconut and Palm Oil During Frying” (2021), minyak kelapa cenderung menghasilkan produk yang lebih tahan lama dan tidak cepat tengik dibandingkan minyak sawit saat dipakai berulang kali untuk menggoreng.
Baca Juga: Cokelat Mahal, Afrika Gagal Panen, Indonesia Diuntungkan
Jadi, memilih minyak tergantung pada kebutuhan. Minyak kelapa cocok untuk penggunaan berulang karena stabilitasnya yang tinggi, sementara minyak sawit bisa menjadi pilihan praktis karena harga yang relatif lebih murah dan komposisi lemak yang seimbang.***