METROSELEBES.COM - Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI kembali mengedukasi masyarakat melalui unggahan Instagram-nya tentang perbedaan antara minyak kelapa dan minyak sawit.
Dalam unggahan informatif tersebut, masyarakat diajak memahami lebih dalam soal komposisi, manfaat, hingga penggunaan kedua jenis minyak nabati ini.
Minyak Kelapa: Stabil & Kaya Lemak Jenuh Nabati
Minyak kelapa berasal dari daging buah kelapa (Cocos nucifera) dan mengandung sekitar 90% lemak jenuh serta 9% lemak tak jenuh.
Baca Juga: Rasanya Manis, Khasiatnya Fantastis! Ini Rahasia Sehat di Balik Nanas dan Nastar
Namun, lemak jenuh yang dikandungnya berbeda dari lemak hewani, karena berbasis tumbuhan.
Tingginya kandungan asam lemak jenuh membuat minyak kelapa sangat stabil terhadap proses oksidasi, sehingga tidak mudah menghitam ketika dipakai menggoreng.
Dalam satu sendok makan minyak kelapa, terdapat sekitar 117 kalori.
Minyak Sawit: Komposisi Seimbang Tapi Rentan Oksidasi
Sementara itu, minyak sawit dihasilkan dari buah kelapa sawit (Elaeis guineensis).
Baca Juga: Rahasia Buah-Buahan Penurun Kolesterol, Cocok untuk Menyeimbangkan Menu Lebaran yang Berlemak
Komposisi lemak dalam minyak sawit lebih seimbang, terdiri dari 50% asam lemak jenuh, 40% asam lemak tak jenuh tunggal, dan 10% asam lemak tak jenuh ganda.
Namun, stabilitas oksidasi minyak sawit lebih rendah dibandingkan minyak kelapa karena kandungan lemak tak jenuhnya yang lebih tinggi dan rentan teroksidasi.