METROSELEBES.COM – Asma adalah penyakit kronik yang menyerang saluran pernapasan, ditandai dengan penyempitan dan hiper-reaktivitas saluran napas.
Meski tidak bisa disembuhkan secara permanen, asma tetap dapat dikendalikan agar penderitanya bisa hidup sehat, aktif, dan bahagia.
Dilansir dari akun resmi Instagram Kementerian Kesehatan RI (@kemenkes_ri), terdapat berbagai faktor pencetus asma yang bisa berbeda-beda pada setiap individu.
Faktor tersebut antara lain: tungau debu rumah, bulu binatang, asap rokok, polusi kendaraan bermotor, perubahan cuaca, bau menyengat, emosi berlebihan, infeksi saluran pernapasan, serta makanan dan minuman tertentu.
Gejala asma yang perlu diwaspadai meliputi batuk, sesak napas, napas berbunyi (mengi), dan dada terasa berat. Gejala ini biasanya muncul saat penderita terpapar faktor pencetus, dan dapat memburuk di malam atau dini hari.
Untuk mencegah dan mengendalikan asma, Kemenkes RI memberikan tips sebagai berikut:
- Hindari penggunaan kasur kapuk dan rutin mengganti sprei
- Berhenti merokok dan hindari asap rokok
- Lakukan olahraga teratur seperti berenang
- Gunakan masker saat menyapu atau berada di lingkungan berdebu
- Konsumsi makanan bergizi seimbang
- Patuh menggunakan obat pengontrol sesuai anjuran dokter
Baca Juga: Tim Catur Indonesia Siap Harumkan Nama Bangsa di Asian Individual Chess Championships 2025
Kemenkes juga mengajak masyarakat untuk semangat melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala melalui program #CekKesehatanGratis serta menerapkan prinsip hidup #CERDIK (Cek kesehatan berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin olahraga, Diet sehat, Istirahat cukup, dan Kelola stres).
Dengan gaya hidup sehat dan kesadaran terhadap pemicu serta penanganan gejala, asma bukanlah penghalang untuk menjalani hidup yang berkualitas. Yuk, kenali dan kendalikan asmamu sekarang!***