nasional

Menag Yaqut Bahas Potensi Zakat dan Wakaf dalam Kunjungan ke Uni Emirat Arab

Sabtu, 28 September 2024 | 06:29 WIB
Menag Yaqut Bahas Potensi Zakat dan Wakaf dalam Kunjungan ke Uni Emirat Arab

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para penceramah dalam menyampaikan pesan keagamaan yang relevan dan kontekstual bagi masyarakat.

Sunanto, Juru Bicara Kemenag, menambahkan bahwa kedua negara juga bersinergi dalam proyek masjid MBZ Solo yang telah aktif sejak 2023.

Baca Juga: Kopi dan Gaya Hidup Kurang Gerak: Penelitian Terbaru Mengungkap Efek Positif Kopi Terhadap Kesehatan

Ke depannya, Kementerian Agama berencana mengembangkan platform digital untuk networking masjid, dengan inspirasi dari UEA, agar program masjid dapat berdampak langsung pada masyarakat sekitar.

Menurut Sunanto, pertemuan Menag di Dubai juga membahas pengembangan masjid sebagai pusat syiar Islam yang penuh dengan rahmah, serta memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan UEA. "Kerja sama ini bertujuan untuk menciptakan dunia yang lebih damai, sejahtera, dan saling menghormati," ungkap Sunanto.

Dalam konteks global yang semakin kompleks, kerja sama kedua negara juga fokus pada upaya memperkuat moderasi beragama, yang menjadi kunci dalam menghadapi tantangan global. "Melalui kerja sama ini, diharapkan dapat terbangun masyarakat yang lebih harmonis dan toleran," tutupnya.

Terkait ketidakhadiran Yaqut pada rapat kerja dengan Komisi VIII DPR, Sunanto menjelaskan bahwa Menteri Agama masih menjalankan tugas negara di UEA.

Yaqut telah menawarkan untuk mengikuti rapat secara daring, mengingat teknologi memungkinkan rapat diadakan secara hybrid.***

Halaman:

Tags

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB