Azhari menegaskan komitmen Kemenag Aceh untuk terus mendukung dan mengawasi pelaksanaan aplikasi EDM dan E-RKAM di madrasah.
"Kami akan melakukan monitoring secara berkala untuk memastikan bahwa seluruh madrasah benar-benar menerapkan aplikasi ini dalam pengelolaan keuangan dan administrasinya," ujarnya.
Kepesertaan acara empat hari, hingga Sabtu, 18 Mei 2024, berasal dari 22 madrasah (44 orang) terdiri dari kepala madrasah dan bendahara. Demikian laporan Panitia Pusat diwakili M Najib ST, Bidang Penmad Kanwil Kemenag Provinsi Aceh.
Baca Juga: Mesin Pesawat Haji Rusak, Kemenag Tegaskan Keselamatan Jemaah Nomor Satu!
Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan berkomitmen untuk segera mengimplementasikan aplikasi EDM dan E-RKAM di madrasah masing-masing.***