Di tingkat komisariat, amanah kepemimpinan diberikan kepada Dr. KH. Abd. Wahid Haddade, Lc., MA sebagai ketua dan Dr. Muh. Ridwan Idris, M.Pd sebagai sekretaris. Keduanya akan menjalankan roda organisasi Alumni DDI UIN Alauddin Makassar untuk periode 2026–2031.
Abd. Wahid menyambut kepercayaan tersebut dengan menekankan pentingnya menjaga kolaborasi antara alumni dan almamater. Ia menyebut dukungan dan doa para kyai menjadi motivasi bagi pengurus untuk menjalankan amanah sekaligus memperkuat kontribusi alumni di berbagai bidang.
Baca juga: Misteri Kematian Sutrimo Terjawab, Ekshumasi Tak Temukan Racun dan Kekerasan
“Kami siap bersinergi dengan PW IKA DDI Sulsel. Komisariat UIN Alauddin akan menjadi ruang tumbuh bagi para alumni untuk terus berkontribusi, baik di dunia pendidikan, dakwah, maupun sosial kemasyarakatan,” ujar Abd. Wahid Haddade.
Rangkaian pelantikan kemudian ditutup dengan silaturahmi dan ramah tamah antarpengurus serta alumni. Dari forum tersebut, kepengurusan baru PW IKA DDI Sulsel dan Komisariat Alumni DDI UIN Alauddin diharapkan tidak hanya memiliki struktur organisasi yang lengkap, tetapi juga segera menerjemahkan amanah pelantikan ke dalam kerja dan kontribusi nyata. (*)
(Ali/Mrt)