Inti berita:
• Hasan Pinang langsung mengukuhkan Pengurus Komisariat Alumni DDI UIN Alauddin.
• Hanya 17 menit usai dirinya dilantik sebagai Ketua PW IKA DDI Sulsel.
METROSELEBES.com, MAKASSAR – Belum lama menerima amanah sebagai Ketua PW Ikatan Alumni DDI Sulawesi Selatan, Hasan Pinang, M.Fil.I sudah kembali berdiri di depan forum untuk menjalankan tugas berikutnya. Hanya berselang 17 menit setelah dilantik, ia langsung mengukuhkan Pengurus Komisariat Alumni DDI UIN Alauddin Makassar periode 2026–2031 di Hotel Sultan Alauddin Makassar, Rabu sore, 30 September 2026.
Pergantian peran yang berlangsung cepat itu menjadi salah satu momen menarik dalam rangkaian pelantikan organisasi alumni DDI. Hasan yang baru saja dilantik sebagai ketua wilayah langsung menerima amanah untuk melantik pengurus komisariat di lingkungan kampus almamaternya, menandai dimulainya konsolidasi organisasi dari tingkat wilayah hingga kampus.
Baca juga: Laporan Pencemaran Nama Baik Berujung Pemeriksaan 7,5 Jam, Ini Kata Jubir KPK Budi Prasetyo
Prosesi tersebut disaksikan sejumlah pimpinan DDI, yakni Ketua Umum PB DDI AGH Prof. Dr. Andi Syamsul Bahri Galigo, Lc., MA, Wakil Ketum AHG Ali Yafie, MA, Ketua Umum PP IKA DDI Dr. KH. Ridha Rasyid Ambo Dalle, Ketua Umum PW DDI Sulsel Prof. Dr. H. Andi Aderus, Lc., MA, serta Sekretaris Umum PW DDI Sulsel Prof. Dr. KH. Muammar Bakry, Lc., MA.
Bukan Sekadar Seremoni
Hasan menempatkan pelantikan komisariat bukan hanya sebagai agenda seremonial setelah pelantikan pengurus wilayah. Menurut dia, keberadaan komisariat di lingkungan perguruan tinggi penting untuk memperkuat struktur organisasi sekaligus menjadi ruang menghimpun dan membina alumni DDI, khususnya kalangan muda.
Baca juga: Rocky Gerung Soroti Verifikasi Ijazah Gibran, Begini Penjelasan KPU
“Baru 17 menit saya dilantik, dan diamanahi oleh para gurutta untuk melantik hari ini langsung melantik komisariat UIN Alauddin. Ini pesan bahwa kita tidak ingin berhenti pada seremonial. Organisasi harus bergerak, dan komisariat adalah ujung tombaknya,” tegas Hasan Pinang.
Langkah tersebut sekaligus memperlihatkan arah awal kepengurusan PW IKA DDI Sulsel yang ingin mendorong konsolidasi hingga ke tingkat komisariat. Kampus menjadi salah satu ruang strategis untuk menjaga hubungan antara alumni, kader, dan almamater agar tidak berhenti setelah seseorang menyelesaikan masa studinya.
Baca juga: Prabowo-Megawati Bertemu di Tengah Duka, PDIP Tegaskan Tak Ada Agenda Politik
Artikel Terkait
Kisah Jokowi-Gibran dan Pilihan Prabowo, Begini Kalkulasi Politik di Balik Pilpres 2024
Laporan Pencemaran Nama Baik Berujung Pemeriksaan 7,5 Jam, Ini Kata Jubir KPK Budi Prasetyo
Kematian Wakil Rektor II ITB Kabanjahe Asprina Terkuak, Dua Mantan Buruh Bangunan Ditangkap
Tampang Dua Terduga Pelaku Tewasnya Dosen ITB Kabanjahe, Polisi Ungkap Motifnya
Misteri Kematian Sutrimo Terjawab, Ekshumasi Tak Temukan Racun dan Kekerasan