Inti berita:
• Drama tari I La Galigo: Batara Guru – Jejak Langit di Bumi tampil di delapan kota Prancis dalam rangkaian festival budaya internasional, membawa warisan Bugis dan Sulsel kepada publik Eropa.
METROSELEBES.com, MAKASSAR — Ribuan kilometer dari tanah Sulawesi Selatan, kisah tentang dunia Bugis kembali dituturkan melalui panggung seni. I La Galigo: Batara Guru – Jejak Langit di Bumi dibawakan ke hadapan publik Prancis sebagai bagian dari upaya memperkenalkan warisan budaya Sulsel di panggung internasional.
Karya tersebut dibawakan delegasi seniman Indonesia dari Ida El Bahra Art Management dalam rangkaian The 53rd Festival “Les Cultures du Monde” (Festival de Montoire) dan Tour of France CIOFF 2026. Berdasarkan penelusuran informasi yang dihimpun, perjalanan pertunjukan disebutkan berlangsung sejak 10 Juli hingga 24 Agustus 2026 dan menjangkau delapan kota di Prancis.
Di setiap panggung, kisah I La Galigo tidak hanya hadir sebagai tontonan. Tari, musik tradisional, teater dan tata visual menjadi medium untuk membawa narasi kosmologi Bugis sekaligus memperkenalkan kekayaan kebudayaan Sulawesi Selatan kepada masyarakat lintas negara.
Sorotan terhadap pertunjukan itu datang dari akun @makasar_iinfo yang menyebut I La Galigo berhasil menyihir ribuan penonton Eropa. Unggahan tersebut menggambarkan antusiasme publik terhadap perpaduan seni yang disajikan delegasi Indonesia selama rangkaian pertunjukan.
Kabar tersebut kemudian mendapat respons positif dari warganet. Salah satunya akun @meykesss yang menulis “bnggaaaaaaaa”. Dukungan juga diberikan kepada Ida El Bahra melalui komentar warganet yang mendoakan kesuksesan perjalanan rombongan kesenian Indonesia di Prancis.
Meski demikian, klaim mengenai jumlah penonton tersebut bersumber dari unggahan media sosial dan pemberitaan yang dikutip, bukan data penghitungan penonton yang disampaikan secara independen dalam informasi yang tersedia. Namun, keikutsertaan dalam festival budaya internasional dan tur di delapan kota menunjukkan adanya ruang bagi karya budaya Sulsel untuk berinteraksi langsung dengan publik Eropa.
Baca juga: KPK Bongkar Asal Usul Uang Rp1,12 Miliar yang Seret Rektor Unsoed Jadi Tersangka
Lebih dari sekadar pertunjukan, perjalanan I La Galigo di Prancis menjadi bagian dari perjumpaan budaya. Warisan Bugis yang tumbuh dari Sulawesi Selatan dibawa ke panggung dunia, memperlihatkan bahwa kekayaan tradisi lokal dapat menjadi bahasa kebudayaan yang menjangkau masyarakat internasional. (*)
(Key/Ade)