Inti berita:
• Pelantikan dan Rakerprov IV PERGATSI Sulsel menjadi momentum Hasbi Syamsu Ali mendorong gateball berkembang.
• Diharapkan bukan hanya sebagai olahraga prestasi, tetapi juga sarana membangun karakter dan kebersamaan.
METROSELEBES.com, MAKASSAR — Sebuah pukulan kecil di lapangan gateball bisa menentukan arah permainan. Bagi Hasbi Syamsu Ali, prinsip itu bukan sekadar strategi olahraga, tetapi juga gambaran tentang bagaimana seseorang mengambil keputusan dalam kehidupan dan memimpin sebuah organisasi.
Ketua Umum Pengprov Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (PERGATSI) Sulawesi Selatan periode 2025–2029 itu akan membawa semangat tersebut dalam pelantikan kepengurusan sekaligus Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) IV PERGATSI Sulsel 2026, Jumat (4/9/2026). Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung di Mahoni Hall Lantai 2 Hotel Claro Makassar, mulai pukul 18.00 WITA.
Di balik momentum pengukuhan pengurus, Hasbi ingin gateball tidak hanya dipandang sebagai olahraga yang mengandalkan ketepatan memukul bola. Menurut dia, permainan yang berkembang dari Jepang itu mengajarkan kesabaran, perhitungan, strategi, disiplin hingga kemampuan membaca situasi sebelum mengambil keputusan.
“Dalam gateball, kita tidak dituntut untuk selalu memukul bola dengan keras. Kita dituntut untuk memukul dengan tepat. Filosofinya adalah menentukan arah, membaca keadaan, mengendalikan ego, bekerja bersama dan berani mengambil keputusan,” ujar Hasbi dalam keterangan tertulis, Kamis (3/9/2026).
Baca juga: Kala Sherina Munaf Turun Padamkan Bara Karhutla di Kalteng: "Kabut Asap Bukan Awan"
Pandangan tersebut menjadi salah satu pijakan Hasbi dalam menyusun arah kepengurusan baru PERGATSI Sulsel. Ia menargetkan pembinaan atlet, peningkatan kualitas pelatih dan wasit, perluasan pengembangan di daerah serta penyelenggaraan kompetisi yang lebih berkualitas menjadi bagian penting program kerja 2025–2029.
Lebih jauh, Hasbi melihat karakter gateball yang dapat dimainkan lintas usia dan jenis kelamin sebagai peluang untuk memperluas basis olahraga tersebut di Sulsel. Ia ingin gateball semakin dikenal generasi muda dan tidak identik dengan kelompok usia tertentu, sekaligus menjadi ruang membangun persahabatan, kebersamaan dan karakter.
Baca juga: KAHMI Sulsel Bakal Bongkar Peran Partai Politik di Tengah Masa Depan Otonomi Daerah
Kini, pelantikan dan Rakerprov IV diharapkan menjadi titik awal konsolidasi untuk mewujudkan visi tersebut. Hasbi menegaskan, prestasi tetap menjadi sasaran, tetapi keberhasilan PERGATSI Sulsel tidak semata diukur dari medali. “Kita ingin melahirkan atlet berprestasi hingga tingkat nasional dan internasional, tetapi lebih dari itu, gateball harus menjadi ruang membangun karakter, persahabatan, kebersamaan dan kesehatan masyarakat,” katanya. (*)