Kebersihan Rasulullah begitu luar biasa sehingga aroma mulut dan tubuhnya lebih harum daripada minyak kasturi.
Selain menjaga kebersihan, Rasulullah sangat memperhatikan pola makan untuk menjaga kesehatannya.
Beliau memiliki pengetahuan tentang kandungan nutrisi dalam makanan, dan itulah sebabnya beliau menganjurkan umatnya untuk mengonsumsi makanan tertentu dan menghindari makanan yang diharamkan.
Beliau juga mengonsumsi buah-buahan seperti kurma dan labu, yang telah disebut dalam Alquran.
Meskipun Alquran tidak menyebutkan semangka secara khusus, ada hadits yang menyatakan bahwa Rasulullah sering mengonsumsi semangka, terutama yang berkulit hijau dengan daging merah.
Semangka adalah buah yang kaya akan nutrisi, seperti karbohidrat, protein, kalsium, magnesium, kalium, vitamin, asam amino, dan antioksidan.
Semangka memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan, termasuk mencegah dehidrasi, kanker, penyakit jantung, peradangan, penyakit mata, nyeri otot, dan sembelit.
Selain itu, semangka juga bermanfaat untuk perawatan kulit, karena mengandung vitamin C dan vitamin E yang dapat menjaga kelembaban kulit dan melindungi dari radikal bebas.
Menurut sebuah riwayat, Rasulullah bersabda bahwa semangka memiliki air yang berasal dari surga, dan setiap gigitan semangka akan membawa manfaat kesehatan yang luar biasa.
Namun, sayangnya, terkadang banyak orang yang meragukan dan mengabaikan nasehat-nasehat seperti ini, padahal apa yang dianjurkan oleh Rasulullah adalah kebenaran yang telah dibenarkan oleh Allah.
Sebagai umat Muslim, kita seharusnya menjadikan pola kehidupan Rasulullah sebagai pedoman, termasuk dalam pemilihan makanan yang sehat seperti semangka, yang merupakan buah favorit Rasulullah dan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.***