peristiwa

Diduga Prajurit TNI AL Dampingi Arya Wedakarna di Kontes Miss Equality Thailand, Lanal Denpasar Turun Tangan

Kamis, 3 September 2026 | 16:46 WIB
Prajurit TNI AL terlihat mengawal Arya Wedakarna saat menghadiri kontes transgender di Bangkok, Thailand. (Threads/satriyo.arkatama)

Inti berita:

• TNI AL membenarkan sosok dalam foto viral merupakan prajurit yang ditugaskan sebagai ajudan Arya Wedakarna.

Prajurit tersebut kini sedang didalami dugaan pelanggaran terkait kehadirannya di acara Miss Equality World 2026.

 

METROSELEBES.com, DENPASAR — Sebuah foto dari Bangkok, Thailand, mendadak menjadi sorotan setelah sosok berseragam TNI Angkatan Laut (AL) terlihat mendampingi anggota DPD RI asal Bali, Arya Wedakarna (AWK), dalam kegiatan Miss Equality World 2026.

Foto yang beredar di media sosial itu memantik pertanyaan publik lantaran prajurit tersebut mengenakan pakaian dinas harian (PDH) ketika berada di sebuah acara yang dikenal sebagai kontes kecantikan transgender. Unggahan tersebut kemudian ramai diperbincangkan dan memunculkan pertanyaan mengenai status serta tugas prajurit yang berada di samping AWK.

Baca juga: Polisi Sebar Sketsa Dua Wajah Terduga Pelaku Pengeroyokan yang Tewaskan Warga Pejompongan 

Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Denpasar, Kolonel Laut (P) Ary Mahayasa, memastikan pihaknya tidak mengabaikan informasi yang viral tersebut. Ia menyebut identitas dan keberadaan anggota dalam foto sedang didalami untuk memastikan apakah terdapat persoalan dalam pelaksanaan tugasnya.

“Kalau memang anggota tersebut terbukti bersalah atau melanggar hukum, akan kita tindak lanjuti secara prosedur. Kita masih mendalami itu,” kata Ary kepada awak media di Mako Lanal Denpasar, Kamis (3/9/2026).

Baca juga: PLN Kembali Jadwalkan Pemadaman Listrik Makassar Kamis 3 September, Sejumlah Wilayah Terdampak, Cek Waktunya 

Di sisi lain, Ary membenarkan bahwa sosok dalam foto tersebut memang merupakan anggota TNI AL. Prajurit itu diketahui mendapat penugasan sebagai ajudan Arya Wedakarna. Menurut Ary, penugasan tersebut telah berlangsung sekitar satu tahun dan didasarkan pada permohonan resmi. 

Sementara itu, Arya Wedakarna memberikan penjelasan berbeda mengenai kehadirannya di Thailand. Ia menyebut keikutsertaannya dalam rangkaian kegiatan tersebut karena mendapat undangan dari penyelenggara. Selama berada di Thailand, ia mengaku juga menghadiri sejumlah agenda lain, termasuk kunjungan ke vihara dan kuil Hindu.

Baca juga: Ironi Pelabuhan Pamatata: Terminal Atas Mulai Digital, Ruang Tunggu Bawah Justru Rusak dan Kotor 

Arya menegaskan kehadirannya bukan untuk mengomentari identitas maupun latar belakang peserta kontes, melainkan sebagai tokoh budaya Bali yang membawa agenda promosi pariwisata Bali Barat. Ia mengatakan dirinya menghormati posisi sebagai tamu dan tidak berada dalam kapasitas untuk menghakimi acara yang diselenggarakan di Thailand. (*)

Halaman:

Tags

Terkini