Inti berita
• Sayembara Rp20 juta untuk mencari Abang Ronal viral setelah muncul dalam konteks dugaan passobis di Sulsel.
• Pemilik akun Andi Ratu, Edi, meminta maaf dan mengaku hanya menyalin teks tanpa memahami isinya.
METROSELEBES.com, MAKASSAR - Perbincangan mengenai dugaan praktik passobis di Sulawesi Selatan memasuki babak baru setelah muncul sayembara berhadiah Rp20 juta untuk mencari seseorang bernama Abang Ronal. Unggahan tersebut kemudian viral dan menarik perhatian publik di media sosial.
Di tengah ramainya unggahan itu, pemilik akun Andi Ratu bernama Edi akhirnya angkat bicara. Ia menyampaikan permintaan maaf secara terbuka terkait sayembara yang dibuat dan diunggah melalui akun media sosialnya.
Edi mengaku, unggahan tersebut dibuat atas kemauannya sendiri. Ia menyebut aksi itu berawal dari rasa iseng ketika hendak membantu mencari keberadaan Abang Ronal, yang namanya disebut dalam unggahan sayembara tersebut.
Namun, ada pengakuan lain yang menjadi sorotan. Edi mengatakan teks yang digunakan dalam unggahannya hanya hasil copy-paste. Ia bahkan mengaku tidak memahami isi tulisan yang dipublikasikan karena tidak bisa membaca.
"Saya hanya menyalin teks, tidak tahu artinya," demikian inti klarifikasi Edi dalam video yang beredar di media sosial.
Edi mengaku baru mengetahui unggahannya menjadi perhatian publik setelah diberi tahu oleh orang-orang di sekitarnya. Setelah menyadari unggahan tersebut telah viral, ia kemudian memberikan penjelasan sekaligus meminta maaf kepada pihak-pihak yang merasa dirugikan atau terganggu.
Sementara itu, Edi juga memberikan penegasan mengenai sosok Mr. Lombenk yang turut disebut dalam percakapan terkait unggahan tersebut. Ia mengaku tidak mengenal Mr. Lombenk dan menyatakan bahwa dirinya juga tidak memiliki hubungan dengan sosok tersebut. "Saya tidak kenal dia, dia juga tidak kenal saya," ujar Edi.