Inti berita:
• Bangunan proyek Fakultas Teknik UNM Parang Tambung terbakar pada Kamis malam, 27 Agustus 2026.
• Api berhasil ditangani petugas dan tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka.
METROSELEBES.com, MAKASSAR – Langit malam di kawasan Kampus Universitas Negeri Makassar (UNM) Parang Tambung tiba-tiba berubah terang pada Kamis (27/8/2026). Api terlihat membubung dari sebuah bangunan proyek yang belum rampung, membuat warga dan mahasiswa di sekitar kampus bergegas mendekati lokasi.
Bangunan yang terbakar diketahui merupakan struktur gedung baru di kawasan Fakultas Teknik UNM. Kondisinya masih berupa konstruksi dan belum digunakan untuk kegiatan perkuliahan, sehingga saat kebakaran terjadi tidak ada aktivitas di dalam bangunan tersebut.
Baca juga: Bentrokan Pecah di Pejompongan, Polisi Tembakkan Gas Air Mata Bubarkan Massa
Dari keterangan awal yang dihimpun, api diduga cepat membesar karena material konstruksi yang berada di sekitar bangunan. Embusan angin pada malam hari turut membuat kobaran api terlihat semakin tinggi sebelum petugas pemadam tiba di lokasi.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar kemudian mengerahkan sejumlah armada untuk melakukan pemadaman. Petugas berupaya melokalisasi titik api agar kobaran tidak menjalar ke gedung-gedung lain yang masih digunakan di lingkungan kampus.
Baca juga: Siapa Penunggang di Balik Demo 27 Agustus? Polisi Amankan 65 Orang dan Sita 201 Botol Molotov
"Iya pa, ada kebakaran di kampus UNM, kayaknya bangunan belum jadi saya lihat," ujar seorang warga sekitar yang berada di lokasi kejadian, Kamis malam (27/8/2026).
Kepala Damkarmat Makassar Fadli Wellang sebelumnya menyebut kondisi kemarau dan suhu panas meningkatkan potensi kebakaran di Kota Makassar. Ia juga mengingatkan bahwa kelalaian manusia menjadi salah satu faktor yang kerap memicu kebakaran.
Baca juga: Temui Pendemo, Dasco Teken Komitmen Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Gagal Disahkan 15 Desember
Meski demikian, penyebab kebakaran di bangunan proyek UNM tersebut belum dapat dipastikan. Dugaan seperti gangguan kelistrikan maupun faktor lain masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang. Tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini karena bangunan yang terdampak masih kosong.
Baca juga: KPK Bongkar 'Jatah Bulanan' Bea Cukai, Tiga Moge dan Rp2,8 Miliar Jadi Barang Bukti