Waspada! 3 Hari Sulsel Dikepung Cuaca Ekstrem, Angin 65 Km/Jam hingga Suhu Terasa 45 Derajat

photo author
Syamsir Anchi, Metro Selebes
- Senin, 31 Agustus 2026 | 07:58 WIB
BBMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca Sulsel 31 Agustus–2 September 2026, mulai hujan, angin kencang hingga udara panas 45 derajat. (Dok.Metroselebes.com/Firman)
BBMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca Sulsel 31 Agustus–2 September 2026, mulai hujan, angin kencang hingga udara panas 45 derajat. (Dok.Metroselebes.com/Firman)

Inti berita

BBMKG memperingatkan tiga potensi cuaca di Sulawesi Selatan pada 31 Agustus–2 September 2026, yakni hujan sedang-lebat, angin kencang hingga 65 km/jam, dan udara panas dengan suhu terasa maksimal 45 derajat Celsius.

 

METROSELEBES.com, MAKASSAR – Langit Sulawesi Selatan dalam tiga hari ke depan menyimpan tiga wajah cuaca yang berbeda. Di satu sisi hujan sedang hingga lebat berpotensi turun, sementara di wilayah lain angin kencang mengintai dan sejumlah daerah justru menghadapi udara panas dengan suhu terasa hingga 45 derajat Celsius.

Peringatan tersebut dikeluarkan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV Makassar melalui pembaruan Peringatan Dini Cuaca 3 Harian yang berlaku 31 Agustus hingga 2 September 2026. Informasi tersebut diperbarui pada 30 Agustus 2026 pukul 09.30 WITA, dengan tiga potensi utama yang perlu diperhatikan masyarakat, yakni hujan, angin kencang, dan udara panas.

Baca juga: Saat Memandikan Cucu, Petani di Takalar Diserang Adik Kandung hingga Meninggal Dunia 

Pada Senin, 31 Agustus 2026, potensi hujan sedang hingga lebat berada di Luwu Timur dan Luwu Utara. Namun, untuk Selasa dan Rabu, 1–2 September, BBMKG tidak mencantumkan wilayah yang masuk kategori waspada hujan sedang hingga lebat. Kategori hujan lebat hingga sangat lebat serta hujan sangat lebat-ekstrem juga tercatat nihil selama periode tersebut.

Berbeda dengan hujan, ancaman angin kencang justru membentang lebih luas. Pada 31 Agustus, kategori waspada dengan kecepatan 20–25 knot atau sekitar 37–46 km/jam mencakup Bantaeng, Barru, Bone, Bulukumba, Gowa, Kepulauan Selayar, Maros, Pinrang, Parepare, Sidrap, Soppeng, Takalar, dan Wajo. Sementara Jeneponto dan Pangkep masuk kategori siaga dengan kecepatan 25–35 knot atau sekitar 46–65 km/jam.

Baca juga: Diduga Empat Kartu Kredit FR Dipakai di Kendari, Kingronal21 Soroti Dugaan Skimming: Benarkah Datanya Disalin?

Memasuki 1 September, daftar wilayah waspada angin kencang meliputi Bantaeng, Bone, Bulukumba, Gowa, Kepulauan Selayar, Maros, Pinrang, Parepare, Sidrap, Soppeng, Takalar dan Wajo. Jeneponto, Pangkep serta Barru masuk kategori siaga. Pola serupa berlanjut pada 2 September, ketika Bantaeng, Bone, Bulukumba, Enrekang, Gowa, Kepulauan Selayar, Maros, Parepare, Pinrang, Sidrap, Soppeng, Takalar dan Wajo berada dalam kategori waspada, sedangkan Barru, Jeneponto dan Pangkep berstatus siaga.

Di tengah ancaman angin tersebut, udara panas menjadi perhatian lain yang menjangkau banyak daerah. Pada 31 Agustus dan 1 September, sejumlah wilayah berada dalam kategori waspada dengan suhu udara terasa 35–40 derajat Celsius. Bahkan Luwu Utara masuk kategori siaga pada 31 Agustus dengan suhu terasa 40–45 derajat Celsius. Pada 2 September, potensi panas masih diprakirakan di Bone, Enrekang, Gowa, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Makassar, Parepare, Pinrang, Sidrap, Soppeng, Takalar dan Wajo.

Baca juga: Banding Dikabulkan, Nikita Mirzani Gugurkan Klaim Kerugian Rp244 Miliar Reza Gladys

"Masyarakat diimbau tidak hanya melihat hujan sebagai satu-satunya ancaman cuaca. Meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi dampak cuaca menjadi hal yang penting,” tulis BBMKG yang dikutip MetroSelebes.com, Senin (31/8/2026).

Imbauan tersebut mencakup kewaspadaan terhadap potensi banjir, longsor, pohon tumbang, genangan, hingga gangguan aktivitas akibat suhu panas. Masyarakat juga diminta terus memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG serta menyesuaikan rencana perjalanan dan aktivitas di luar ruangan dengan kondisi cuaca.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Syamsir Anchi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X