Inti berita:
• Sebanyak 2.557 pendaki terdata melakukan pendakian Gunung Bawakaraeng untuk momentum HUT ke-81 RI.
• Basarnas Makassar menyiagakan 211 personel di sejumlah titik guna mengantisipasi kondisi darurat dan menjaga keselamatan pendaki.
• Penyewaan Alat-alat camping BRO Outdoor laris manis dua hari jelang HUT ke-81.
METROSELEBES.com, GOWA - Matahari pagi menyelinap di antara pepohonan saat rombongan pendaki bergerak menapaki jalur berbatu Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Di tengah arus pendakian menjelang peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia, ribuan orang bersiap menuju kawasan puncak untuk mengibarkan Merah Putih.
Hingga Ahad (16/8/2026), Kantor Basarnas Makassar mencatat sedikitnya 2.557 pendaki telah terdata melakukan pendakian di Gunung Bawakaraeng. Mereka datang dari berbagai daerah dengan tujuan mengikuti momentum peringatan kemerdekaan di gunung yang memiliki ketinggian sekitar 2.830 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut.
Lonjakan jumlah pendaki itu membuat aspek keselamatan menjadi perhatian utama. Basarnas Makassar menggelar Operasi Siaga Khusus Merah Putih pada 15-18 Agustus 2026 untuk mengantisipasi kemungkinan keadaan darurat selama aktivitas pendakian berlangsung.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar Muhammad Arif Anwar mengatakan operasi tersebut tidak hanya berfokus pada penanganan keadaan darurat, tetapi juga memastikan aktivitas pendakian berlangsung aman. “Fokus kami adalah memastikan seluruh pendaki dapat menjalankan kegiatan dengan aman dan apabila terjadi kondisi darurat, tim dapat segera memberikan pertolongan,” ujarnya.
Baca juga: Sejarah Baru Tercipta: Indonesia Ekspor 200 Ribu Ton Beras ke Malaysia, Jadi Kado Kemerdekaan ke-81
Untuk memperkuat pengamanan, sebanyak 211 personel dari berbagai unsur SAR disiagak
an di sejumlah titik strategis. Posko ditempatkan antara lain di Lembanna, Aju Bulu Balea, Pos 5, Pos 7, Pos 8 jalur Lembanna, kawasan puncak Bawakaraeng, Lembah Ramma, hingga jalur Tassoso.
BRO Outdoor: Penyewa Naik Dua Kali Lipat
Artikel Terkait
Dua Dekade KKLT, Diaspora Luwu Timur Didorong Naik Kelas Jadi Kekuatan Pembangunan
Hari Damai Aceh ke-21 Berubah Tegang, 10 Tuntutan Massa Soroti Syariat, SDA hingga Masa Depan Aceh
Indonesia Dikepung Gempa: Korban Tewas M7,7 NTT Capai 51 Orang, Dua Gempa Kuat Turut Guncang Sumut dan Sulteng
Sejarah Baru Tercipta: Indonesia Ekspor 200 Ribu Ton Beras ke Malaysia, Jadi Kado Kemerdekaan ke-81
Saat Aceh Kibarkan Bulan Bintang, Papua dengan Bintang Kejora, Sulsel Tegaskan Kesetiaan pada Merah Putih