Inti berita:
• Mobil listrik bekas produksi 2020 hingga 2024 ditawarkan Rp200 juta–Rp225 juta. Pemeriksaan baterai dan kondisi kendaraan penting sebelum transaksi.
METROSELEBES.com, JAKARTA – Anggaran Rp200 jutaan kini bisa membawa konsumen melirik sejumlah mobil listrik bekas, termasuk model produksi 2024. Pilihannya beragam, mulai dari hatchback hingga SUV dan mobil keluarga.
Berdasarkan penelusuran laman jual beli OLX, Sabtu (10/10/2026), Hyundai Kona Electric 2020 ditawarkan Rp200 juta, Nissan Leaf 2021 Rp205 juta, MG 4 EV 2024 Rp220 juta, serta MG ZS EV dan Wuling Cloud EV produksi 2024 masing-masing Rp225 juta.
Selisih harga yang relatif tipis membuat calon pembeli perlu mempertimbangkan tahun produksi sekaligus kebutuhan penggunaan. Hyundai Kona Electric menggunakan baterai 39,2 kWh, sedangkan Nissan Leaf dibekali baterai 40 kWh. Keduanya memiliki jarak tempuh yang berbeda berdasarkan pengujian NEDC.
Untuk model lebih muda, MG 4 EV menawarkan bodi hatchback dengan penggerak roda belakang. Sementara MG ZS EV berkarakter SUV dan Wuling Cloud EV mengutamakan kabin lima penumpang yang cocok dipertimbangkan untuk kebutuhan keluarga.
Baca juga: Rocky Gerung Sebut Putusan MK Soal Gibran Lempar Bola Panas ke DPR, Polemik Belum Berakhir
Harga baru juga menjadi pembanding. MG Motor Indonesia pada 2024 pernah mengumumkan harga Rp433 juta untuk MG 4 EV varian Magnify dan Rp453 juta untuk New MG ZS EV varian Magnify produksi lokal. Namun, harga baru tersebut tidak otomatis mencerminkan kondisi atau nilai unit bekas yang diiklankan.
Meski terlihat menarik, harga murah bukan satu-satunya pertimbangan. Harga di OLX merupakan penawaran penjual, bukan harga transaksi yang sudah terjadi. "Kondisi baterai, jarak tempuh, riwayat servis, kelengkapan dokumen, serta status garansi perlu diperiksa sebelum membeli," ujar mekanik senior Toyota, Maman.
Baca juga: Kabar Gempa M 8,5 Bikin Warga Sumba Resah, BMKG Bongkar Fakta di Baliknya
Calon pembeli juga sebaiknya melakukan pemeriksaan baterai di bengkel yang memahami kendaraan listrik dan memastikan spesifikasi sesuai varian. Dengan begitu, pilihan mobil listrik bekas Rp200 jutaan tidak hanya menarik dari sisi harga, tetapi juga sesuai kebutuhan dan kondisi kendaraan. (*)
(Fir/Ade)