otomotif

Marc Marquez Melempem di MotoGP Austria 2026, Dua Faktor Ini Penyebabnya

Senin, 21 September 2026 | 08:51 WIB
Marc Marquez melempem di MotoGP Austria 2026 akibat ban belakang kaku dan masalah rem depan yang sempat kehilangan tekanan. (Dok.Ducaticorse)

Inti berita:

• Marc Márquez melempem, dan kehilangan momentum di MotoGP Austria 2026.

• Faktor karakteristik ban belakang kaku saat di Sprint Race

• Tekanan rem depan di balapan utama yang membuat melebar di Tikungan 1.

 

METROSELEBES.com, SPIELBERG — Marc Márquez gagal tampil maksimal di MotoGP Austria 2026. Pembalap Ducati itu hanya finis kelima dalam balapan utama setelah sebelumnya mengamankan posisi kedua pada Sprint Race. Di balik hasil tersebut, ada dua persoalan teknis yang menjadi penghambat utama Márquez di Red Bull Ring.

Ban belakang kaku jadi masalah pertama. Michelin membawa ban belakang dengan kasing lebih kaku untuk menghadapi beban suhu tinggi di Sirkuit Red Bull Ring. Namun, karakteristik ban tersebut justru membuat Márquez kesulitan mendapatkan performa terbaik dari Ducati sejak Sprint Race.

Baca juga: Pedro Acosta Juara MotoGP Austria, Tebus Kesalahan di Sprint Race, Selebrasinya Curi Perhatian 

Márquez bahkan mengakui tidak memiliki kecepatan yang cukup untuk bertarung dengan pembalap terdepan. “Sejak lap pertama, saya langsung menyadari bahwa saya tidak memiliki kecepatan balap yang sama dengan para pembalap di depan. Ban belakang baru ini benar-benar mengubah cara kerja motor kami. Target saya sekadar bertahan dan finis sedekat mungkin demi mengamankan poin penting,” kata Márquez dikutip dari Motorsport.

Balapan Utama Lebih Krusial

FOTO: Tampak Marc Marquez kewalahan melewati Ai Ogura di balapan utama, Ahad, 20/9 di Red Bull Ring. (Dok.Instagram@spotv)

Persoalan kedua jauh lebih mengkhawatirkan karena berkaitan dengan sistem pengereman depan. Pada lap ke-10 balapan utama, tekanan pada tuas rem Márquez tiba-tiba hilang ketika memasuki Tikungan 1. Motornya melebar ke area run-off dan membuat posisinya terlempar hingga urutan ketujuh.

Baca juga: Ban Khusus Michelin Jadi Batu Sandungan Marc Marquez di Sprint Race Red Bull Ring, Ducati Kehilangan Momentum?

Kepada The Race, Márquez menjelaskan bagaimana masalah tersebut memengaruhi balapannya. “Tekanan pada tuas rem depan saya berubah-ubah sepanjang waktu. Saat saya menarik tuas rem di Tikungan 1, rasanya benar-benar kosong, tidak ada gigitan rem sama sekali. Saya merasa sangat beruntung karena rem itu perlahan berfungsi normal kembali di paruh kedua balapan, sehingga saya bisa merangkak naik ke posisi kelima," ujarnya.

Masalah pengereman tersebut juga disebut dialami pembalap Ducati lainnya. GPone melaporkan Pecco Bagnaia dan Fermin Aldeguer turut merasakan gejala serupa, termasuk kesulitan mengendalikan motor ketika temperatur sistem rem tidak stabil. Márquez akhirnya mampu bangkit hingga finis kelima dalam balapan yang dimenangi Pedro Acosta.

Halaman:

Tags

Terkini