Inti berita:
• Pedro Acosta meraih kemenangan perdana MotoGP di Austria 2026 setelah bangkit dari kegagalan di Sprint Race sehari sebelumnya.
METROSELEBES.com, SPIELBERG — Senyum lebar Pedro Acosta akhirnya pecah di Red Bull Ring. Pembalap Red Bull KTM Factory Racing itu menutup akhir pekan MotoGP Austria 2026 dengan kemenangan setelah sehari sebelumnya gagal finis akibat terjatuh saat memimpin Sprint Race.
Acosta mengawali balapan utama dari posisi ketiga. Start yang kurang sempurna membuatnya sempat turun ke posisi kelima, tetapi pembalap asal Spanyol itu tidak kehilangan ritme. Ia perlahan memperbaiki posisi hingga merebut pimpinan lomba dari Jorge Martin pada lap kesembilan.
Setelah berada di depan, Acosta tampil jauh lebih tenang. Ia mampu menjaga jarak dari para pengejar hingga melewati 28 putaran tanpa melakukan kesalahan berarti. Bendera finis pun berkibar untuk mengantarkan kemenangan perdana Acosta dalam balapan utama kelas MotoGP.
Hasil tersebut terasa semakin spesial karena datang sehari setelah momen pahit di Sprint Race. Saat itu Acosta sebenarnya berada dalam posisi ideal dengan keunggulan lebih dari dua detik. Namun, ia terjatuh di area Tikungan 2 ketika balapan tinggal menyisakan tiga lap, sehingga kemenangan beralih ke tangan Jorge Martin.
Kali ini situasinya berbeda. Acosta mampu menjawab kegagalan tersebut dengan kemenangan di depan pendukung KTM di Red Bull Ring. Martin harus puas finis kedua, disusul Marco Bezzecchi di posisi ketiga. Ai Ogura dan Marc Marquez melengkapi lima besar.
Baca juga: Kalah 0,015 Detik, Marc Marquez Dipaksa Jorge Martin Lepas Pole MotoGP Austria 2026
Selepas melewati garis finis, Acosta langsung merayakan kemenangan perdananya dengan penuh ekspresi. Selebrasi tersebut ikut mencuri perhatian karena menjadi luapan kegembiraan setelah rangkaian akhir pekan yang sempat diwarnai kesalahan dan tekanan besar. Kemenangan itu sekaligus menjadi pencapaian penting bagi KTM di sirkuit kandangnya.
Bagi Acosta, Austria akhirnya menjadi tempat lahirnya kemenangan pertama di kelas premier. Kegagalan pada Sprint Race tidak lagi menjadi cerita utama setelah ia menutup balapan utama dengan performa solid dan berdiri di podium tertinggi untuk pertama kalinya di MotoGP. (*)
(Fir/Ade)