otomotif

Ban Khusus Michelin Jadi Batu Sandungan Marc Marquez di Sprint Race Red Bull Ring, Ducati Kehilangan Momentum?

Minggu, 20 September 2026 | 06:14 WIB
Marc Márquez finis kedua di Sprint MotoGP Austria 2026, tetapi masalah rear casing Michelin membuat pace Ducati tergerus di Red Bull Ring. (Dok.MotoGP)

Inti berita:

• Marc Márquez mengungkap konstruksi rear casing Michelin menjadi salah satu masalah utama Ducati di Red Bull Ring 

• Akibatnya ia kehilangan pace dari Pedro Acosta dan Jorge Martín pada Sprint MotoGP Austria 2026.

 

METROSELEBES.com, SPIELBERG — Angka lebih dari dua detik sempat memisahkan Marc Marquez dari Pedro Acosta di tengah panasnya Tissot Sprint MotoGP Austria 2026. Di atas kertas Marquez tetap pulang membawa podium kedua, tetapi selisih tersebut membuka persoalan yang jauh lebih besar bagi Ducati Lenovo menjelang balapan utama di Red Bull Ring.

Masalahnya bukan sekadar persaingan antarpembalap. Marquez mengarahkan perhatian pada karakter ban belakang Michelin yang digunakan khusus di sejumlah sirkuit dengan beban tinggi, termasuk Red Bull Ring. Konstruksi rear casing yang lebih kaku itu disebut membuat Ducati kesulitan menemukan karakter motor yang biasanya mampu membawa Marquez bertarung di barisan terdepan.

Baca juga: Kalah 0,015 Detik, Marc Marquez Dipaksa Jorge Martin Lepas Pole MotoGP Austria 2026

Ritme Balap Ducati Tergerus

Situasi tersebut terlihat sejak awal Sprint. Setelah kehilangan posisi terdepan kepada Acosta, Márquez tertinggal lebih dari dua detik dari pembalap KTM itu pada paruh awal balapan. Jorge Martín yang sempat terlempar ke posisi kedelapan juga mampu mengejar dan menyalip Marquez pada lap kedelapan.

Marquez tidak menutupi persoalan itu seusai balapan. “Kami kesulitan. Kami sangat kesulitan di Thailand dan kembali kesulitan di sini,” kata Marquez, seraya menjelaskan bahwa Ducati masih harus memahami cara bekerja lebih baik dengan konstruksi ban tersebut. Ia juga menegaskan target awalnya memang hanya menjaga posisi agar tidak kehilangan terlalu banyak poin dari Martín.

Baca juga: Gagal Finis di Misano, Bezzecchi Saksikan Marc Marquez Juara dari Monitor, Lihat Reaksinya 

Namun, ada sisi lain yang tidak bisa diabaikan. Márquez akhirnya tetap finis kedua setelah Acosta yang sedang memimpin dengan keunggulan hampir tiga detik terjatuh tiga lap sebelum finis. Artinya, podium Ducati memang terbantu oleh insiden rival, tetapi Márquez tetap harus mempertahankan posisinya di tengah tekanan Marco Bezzecchi di belakang.

Martin Kembali Memimpin

Di sisi lain, Martín justru mengubah kekacauan lap pertama menjadi kemenangan. Pembalap Aprilia itu jatuh ke posisi kedelapan, kemudian melakukan comeback hingga kembali melewati Márquez dan akhirnya memanfaatkan kecelakaan Acosta untuk merebut kemenangan Sprint.

Halaman:

Tags

Terkini