Inti berita:
"Desak Made Rita Kusuma Dewi meraih emas panjat tebing speed putri Asian Games 2026 dengan waktu 6,62 detik, sekaligus membawa Indonesia mencapai target empat emas."
METROSELEBES.com, NAGOYA - Suasana di arena panjat tebing Portmesse Nagoya Exhibition Hall 1 berubah cepat ketika Desak Made Rita Kusuma Dewi berdiri di lintasan final speed putri Asian Games 2026, Rabu (30/9). Dua kali momen penting berpihak pada wakil Indonesia sebelum akhirnya Desak memastikan emas dengan catatan waktu 6,62 detik.
Perjalanan menuju podium tidak berlangsung mulus. Pada perempat final, Desak lebih dulu melewati heat keempat setelah atlet Korea Selatan Sung Hanareum didiskualifikasi akibat melakukan start lebih cepat. Desak kemudian mencatat waktu 6,39 detik sekaligus memastikan tiket ke semifinal.
Baca juga: Laporan Pencemaran Nama Baik Berujung Pemeriksaan 7,5 Jam, Ini Kata Jubir KPK Budi Prasetyo
Semifinal Penuh Gangguan
Di semifinal, Desak kembali menunjukkan kecepatannya. Berada di Line 3 pada heat kedua, ia melesat dan mencatat waktu 6,36 detik, menjadi yang tercepat untuk mengamankan tempat di partai puncak.
"Ya, sempat deg-degan, namun saya berusaha fokus dan tidak membuat kesalahan, ujar Desak Made sesaat usai merebut emas di kategori speed putri Asian Games 2026.
Baca juga: Kematian Wakil Rektor II ITB Kabanjahe Asprina Terkuak, Dua Mantan Buruh Bangunan Ditangkap
Sementara itu, perjuangan atlet Indonesia lainnya, Berthdigna Devi Surya Kusuma, terhenti di semifinal. Setelah sebelumnya lolos dari perempat final dengan waktu 6,73 detik, perlombaan Devi sempat ditunda karena kendala teknis. Setelah dilanjutkan, ia tidak tercatat sebagai finalis.
Dua Diskualifikasi Buka Jalan
Drama kembali muncul di final. Atlet China yang berada di Line 4 didiskualifikasi karena melakukan start sebelum tanda perlombaan. Desak yang berada di Line 3 kemudian menyelesaikan lomba sebagai yang tercepat dengan waktu 6,62 detik.
Baca juga: Baru 17 Menit Dilantik, Hasan Pinang Langsung Kukuhkan Pengurus Alumni DDI UIN Alauddin