Arif Rahman, Kepala Subdirektorat Sarana dan Prasarana pada Direktorat KSKK Madrasah, menambahkan bahwa rapat koordinasi ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan proyek SBSN pada triwulan ketiga 2024 serta mempersiapkan pelaksanaan SBSN untuk 2025.
Menurutnya, Kementerian Agama masih menunggu penetapan dari DJPPR terkait madrasah-madrasah yang akan menerima manfaat SBSN pada tahun depan.
"Penting bagi setiap pihak untuk menjaga ketertiban administrasi, terutama dalam pelaporan keuangan, agar terhindar dari potensi masalah di masa mendatang," ujar Arif.
Ia juga menyampaikan bahwa Bappenas telah meminta daftar panjang calon penerima SBSN untuk TA 2026, seraya menutup dengan harapan agar kepercayaan yang diberikan dapat dijaga dengan baik.***