Inti berita:
• Vokalis RoBoKop Clareesya dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait unggahan foto “gaya takbir” di Sounds Project.
• Clareesya telah meminta maaf dan menyatakan unggahan tersebut hanya sebagai ekspresi syukur, sementara polisi masih mendalami laporan tersebut.
METROSELEBES.com, JAKARTA– Sorotan terhadap gelaran Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara, belum benar-benar reda. Setelah kontroversi tantangan hafalan Al-Qur’an berhadiah minuman keras, kini giliran vokalis Band RoBoKop, Clareesya, yang terseret laporan polisi akibat unggahan fotonya di media sosial.
Laporan terhadap Clareesya, yang memiliki nama asli Clarisya Putri Maula, dibuat Muhammad Dimas Saputra ke Polda Metro Jaya pada 13 Agustus 2026. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto membenarkan adanya laporan tersebut dan menyebut perkara itu masih dalam tahap pendalaman.
“Polda Metro Jaya membenarkan telah menerima laporan polisi terkait dugaan tindak pidana terhadap agama,” kata Budi kepada wartawan, Jumat (14/8/2026). Menurutnya, laporan berkaitan dengan unggahan media sosial yang dinilai diduga mengandung penghinaan terhadap agama dan dikaitkan dengan Pasal 300 dan/atau Pasal 301 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
Perkara ini bermula dari foto yang sempat diunggah Clareesya melalui akun Threads pribadinya. Dalam foto tersebut, ia tampil mengenakan atasan putih dan rok berwarna merah muda sembari berlutut di atas panggung dengan kedua tangan terangkat. Unggahan itu disertai tulisan yang menyebut “gaya takbir” serta menandai akun Sounds Project dan sejumlah pihak terkait.
Baca juga: Mobil 12 Mahasiswa KKN Unhas Terguling di Bantaeng, Diduga Rem Bermasalah hingga Masuk Jurang
Di tengah derasnya kritik, Clareesya memilih memberikan klarifikasi. Ia menyampaikan permintaan maaf atas kegaduhan yang muncul dan mengatakan unggahan tersebut tidak dimaksudkan untuk menghina agama. Clareesya menjelaskan, foto itu dibuat sebagai ekspresi syukur dan kebahagiaan setelah mendapat kesempatan tampil dalam festival musik besar yang menjadi salah satu pencapaian yang telah lama diimpikannya.
Kontroversi Clareesya muncul ketika nama Sounds Project sebelumnya juga menjadi sorotan akibat aksi dua MC dalam tantangan hafalan Al-Qur’an yang dikaitkan dengan promosi minuman keras. Dua MC tersebut telah dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Dengan munculnya laporan baru terhadap Clareesya, polemik di sekitar festival musik itu pun kembali menjadi perhatian publik dan aparat penegak hukum.
Baca juga: Gempa M7,7 Guncang Nagekeo, Tsunami Terdeteksi hingga Sulsel: BMKG Minta Warga Pesisir Waspada
Terlepas dari polemik yang kini masuk ranah hukum, Clareesya dikenal sebagai penyanyi yang bergabung dengan RoBoKop, singkatan dari Rombongan Bodonk Koplo. Ia menggunakan sejumlah nama panggung, termasuk Acica, dan dikenal membawakan musik koplo, hip-hop, hingga elektronik. Ia juga aktif sebagai kreator konten di media sosial. Sementara itu, polisi masih mendalami laporan yang diterimanya untuk menentukan langkah hukum selanjutnya. (*)