Daun kelor dapat mencegah atau mengurangi risiko penyakit neurodegeneratif, seperti Alzheimer atau Parkinson.
- Menghambat pertumbuhan sel kanker. Daun kelor mengandung senyawa yang dapat menginduksi kematian sel kanker, seperti niazimicin, benzyl isothiocyanate, dan quercetin.
Daun kelor dapat mencegah atau mengobati beberapa jenis kanker, seperti kanker payudara, pankreas, usus besar, kulit, atau darah.
- Meningkatkan daya tahan tubuh. Daun kelor dapat membantu melawan berbagai jenis mikroorganisme yang dapat menyebabkan infeksi, seperti bakteri, jamur, virus, atau parasit.
Daun kelor dapat mencegah atau mengobati penyakit seperti tipes, diare, infeksi kulit, herpes, atau malaria.
- Selain itu, daun kelor juga dapat membantu mengurangi kolesterol, mengatasi disfungsi ereksi, mengobati gangguan lambung, dan mengurangi gejala asma.
Cara mengolah daun kelor
Daun kelor dapat diolah menjadi berbagai masakan yang lezat dan sehat. Berikut ini adalah beberapa cara mengolah daun kelor:
- Cara ini adalah cara yang paling umum dilakukan. Dengan cara ini, seluruh bagian daun kelor dapat dimanfaatkan.
Air rebusan dapat diminum dan daun yang telah direbus dapat digunakan sebagai lalap.
- Daun kelor juga dapat dibuat menjadi sayur bening dengan tambahan labu siam dan beberapa bumbu yang akan membuat rasanya semakin lezat.
- Daun kelor dapat dijadikan teh dengan cara mengeringkan daun kelor terlebih dahulu, kemudian memasukkannya ke cangkir dan menyeduhnya seperti membuat teh.
Bisa juga ditambahkan gula atau madu untuk menambah cita rasa teh daun kelor ini.
- Daun kelor dapat dimasak sop dengan cara menyiapkan 1 liter air, 2 siung bawang putih yang sudah diiris, tongcai, garam, gula, dan lada secukupnya, dan 2 butir telur.
Daun kelor juga sudah dicuci bersih. Kemudian, air dididihkan, lalu dimasukkan bawang putih, tongcai, garam, gula, dan lada.
Setelah itu, telur dikocok dan dituangkan ke dalam air rebusan. Terakhir, daun kelor dimasukkan dan dimasak hingga matang.
Efek samping daun kelor
Meskipun daun kelor memiliki banyak manfaat, daun kelor juga memiliki beberapa efek samping yang perlu diwaspadai, seperti:
- Mual, muntah, dan diare.
Daun kelor dapat menyebabkan gangguan pencernaan jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan atau oleh orang yang tidak terbiasa.
Daun kelor juga dapat mengganggu penyerapan mineral dan protein jika dikonsumsi bersamaan dengan makanan lain.
- Hipoglikemia. Daun kelor dapat menurunkan kadar gula darah, namun jika dikonsumsi bersamaan dengan obat diabetes, dapat menyebabkan kadar gula darah terlalu rendah.
Hal ini dapat menyebabkan gejala seperti pusing, lemas, berkeringat, atau bahkan koma.
- Hipotensi. Daun kelor dapat menurunkan tekanan darah, namun jika dikonsumsi bersamaan dengan obat antihipertensi, dapat menyebabkan tekanan darah terlalu rendah.
Hal ini dapat menyebabkan gejala seperti pusing, lemas, jantung berdebar, atau bahkan pingsan.