Inti berita:
• BPBD Kaltim mencatat 413 titik karhutla dengan total luas hutan dan lahan terbakar mencapai 936,95 hektare, dengan Kutai Barat menjadi wilayah dengan area terbakar terbesar.
METROSELEBES.com, KALTIM – Kepulan asap dan bara api masih menjadi ancaman di sejumlah wilayah Kalimantan Timur. Hingga Rabu (19/8/2026), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim mencatat sedikitnya 413 titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan total area terdampak mencapai 936,95 hektare.
Dari sejumlah daerah yang terpantau, Kutai Barat (Kubar) menjadi wilayah dengan luas lahan terbakar paling besar. BPBD mencatat 269,34 hektare terbakar dalam 70 kejadian. Sementara dari sisi jumlah titik, Kabupaten Paser berada di urutan teratas dengan 85 titik, disusul Samarinda 75 titik dan Kutai Barat 70 titik.
Gambaran tersebut menunjukkan karhutla tidak terkonsentrasi di satu kawasan. Api juga tercatat di Berau, Kutai Timur, Kutai Kartanegara, Penajam Paser Utara, hingga Balikpapan dan Bontang. Mahakam Ulu menjadi satu-satunya wilayah yang dalam data tersebut belum mencatat titik karhutla.
Plh Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kaltim, Sugeng Priyanto, mengatakan sejumlah wilayah dengan aktivitas karhutla yang cukup tinggi kini menjadi perhatian. Berau, Kutai Timur dan Kutai Kartanegara disebut sebagai daerah yang dominan dipantau.
“Yang dominan atau tinggi sementara ini kami pantau berada di wilayah Berau, Kutim, dan Kukar,” kata Sugeng, Kamis (20/8/2026).
Menurut Sugeng, kondisi tersebut bukan berarti daerah lain terbebas dari ancaman. Karhutla juga terjadi di Penajam Paser Utara, Paser dan Kutai Barat. “Intinya di semua wilayah ada kejadian karhutla, hanya luasannya dan skalanya berbeda-beda,” ujarnya.
Baca juga: Gempa Susulan Mengguncang Flores, Jalan Trans Retak dan Terancam Putus
Besarnya area yang terbakar sekaligus menyebarnya titik kejadian menjadi alarm bagi penanganan karhutla di Kaltim. BPBD mencatat Balikpapan 17 titik dengan luas 13,89 hektare, Berau 35 titik atau 83,44 hektare, Bontang 8 titik atau 10,04 hektare, Kutai Kartanegara 52 titik atau 215,38 hektare, Kutai Timur 29 titik atau 39,25 hektare, Paser 85 titik atau 178,69 hektare, Penajam Paser Utara 42 titik atau 40,31 hektare, dan Samarinda 75 titik atau 88,60 hektare.
Baca juga: Ruben Onsu Jadi Tersangka Dugaan Penipuan dan Penggelapan, Polisi Siapkan Pemeriksaan