pariwisata

Beautiful Malino 2026 Ditunda, Pemkab Gowa Pilih Utamakan Keselamatan, dan Kenyamanan Wisatawan di Tengah Perbaikan Akses Jalan

Jumat, 10 Juli 2026 | 13:07 WIB
Beautiful Malino 2026 resmi ditunda oleh Pemkab Gowa, perbaikan akses jalan ke Malino masih berlangsung demi keselamatan dan kenyamanan pengunjung. (Dok.Instagram@makassar_info)

Inti berita:

• Pemkab Gowa resmi menunda pelaksanaan Beautiful Malino 2026 yang semula dijadwalkan pada 16–18 Juli karena perbaikan akses jalan menuju Malino masih berlangsung, dengan jadwal baru akan diumumkan setelah seluruh kesiapan dinilai memadai.

• Ketua Panitia Andi Azis Peter mengutamakan keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran mobilitas pengunjung daripada memaksakan pelaksanaan sesuai jadwal yang mepet.

 

METROSELEBES.com, GOWA - Langit sejuk Malino yang biasanya bersiap menyambut ribuan wisatawan pada pertengahan Juli tahun ini harus menunda kemeriahannya. Pemerintah Kabupaten Gowa resmi menggeser pelaksanaan Beautiful Malino 2026, sebuah agenda pariwisata unggulan yang telah masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara (KEN), menyusul masih berlangsungnya pekerjaan perbaikan infrastruktur jalan menuju kawasan wisata tersebut.

Keputusan penundaan itu diumumkan melalui Surat Pemberitahuan Sekretariat Daerah Kabupaten Gowa Nomor 500.13.2.5/974/Disparbud tertanggal 7 Juli 2026. Surat tersebut ditandatangani Sekretaris Daerah Gowa, Andi Azis Peter, selaku Ketua Panitia Pelaksana. Semula Beautiful Malino 2026 dijadwalkan berlangsung pada 16–18 Juli 2026.

Baca juga: Sulsel Lampaui Target Nasional, 24 Kepala Daerah Sepakat Kunci Lahan Pertanian demi Ketahanan Pangan 

Pemerintah Kabupaten Gowa menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan aspek keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran mobilitas pengunjung. "Perbaikan akses jalan menuju Malino yang hingga kini masih berjalan dinilai berpotensi menimbulkan kemacetan panjang apabila ribuan wisatawan datang dalam waktu bersamaan," ujar Andi Azis Peter kepada awak media.

Selain persoalan infrastruktur, pemerintah daerah juga melakukan evaluasi terhadap kesiapan teknis penyelenggaraan bersama pihak Event Organizer (EO). Langkah ini dilakukan agar pelaksanaan Beautiful Malino nantinya dapat berlangsung lebih optimal tanpa mengurangi kualitas pelayanan maupun pengalaman wisata bagi para pengunjung.

Baca juga: Rekor Fantastis 34 Laga Terhenti! Transisi Mematikan Prancis Hancurkan Impian Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026

Sekretaris Daerah Gowa, Andi Azis Peter, melalui surat pemberitahuan resmi menyampaikan bahwa penundaan dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap kondisi lapangan yang belum sepenuhnya mendukung penyelenggaraan event berskala nasional tersebut. Pemerintah memastikan keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan kepentingan masyarakat dan wisatawan.

Di sisi lain, penundaan ini diperkirakan berdampak pada pelaku usaha pariwisata, mulai dari pengelola hotel, restoran, hingga pelaku UMKM yang sebelumnya berharap terjadi lonjakan kunjungan selama Beautiful Malino berlangsung. Meski demikian, pemerintah optimistis dampak tersebut dapat diminimalkan apabila pelaksanaan event dilakukan setelah seluruh fasilitas dan akses menuju Malino benar-benar siap.

Baca juga: Hasil Porsenijar PGRI Sulsel 2026: Sidrap Kawinkan Gelar Tuan Rumah dan Juara Umum, Makassar serta Barru Tempel Ketat 

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gowa mengimbau masyarakat yang telah merencanakan perjalanan ke Malino agar mengikuti informasi resmi terkait jadwal pengganti Beautiful Malino 2026. Pemerintah menegaskan tanggal baru akan diumumkan setelah kondisi akses jalan dan seluruh kesiapan penyelenggaraan dinyatakan memadai sehingga event dapat berlangsung aman, nyaman, dan sukses bagi seluruh peserta maupun wisatawan. (*)

Halaman:

Tags

Terkini