Rumor tentang Veloz Hybrid sebenarnya bukan hal baru di segmen mobil kelas B, karena Toyota telah menunjukkan komitmennya terhadap pasar Indonesia dengan menambah investasinya sebanyak 27,1 triliun dalam periode lima tahun dari 2022 hingga 2026.
Ini adalah kelanjutan dari investasi sebelumnya senilai 28,3 triliun yang telah dilakukan sejak 2019 hingga 2023.
Dengan berbagai faktor yang mendukungnya, seperti permintaan yang tinggi dan investasi besar-besaran, Toyota Avanza Veloz Hybrid nampaknya akan menjadi pilihan menarik di pasar mobil hybrid Indonesia.
Bagaimanapun juga, langkah ini akan membantu menjaga Toyota tetap relevan di pasar yang terus berubah dan memenuhi tuntutan konsumen yang semakin sadar akan lingkungan, dengan mobil hybrid membuat gerakan terbaik dalam mengurangi efek pencemaran udara.***