Perawat itu tanpa disengaja mengakibatkan guntingnya mengenai jari bayi hingga terputus sedikit.
"Kami langsung tindakan operasi selama kurang lebih satu setengah jam. Alhamdulillah operasi berjalan dengan baik dan lancar," kata Muksin didampingi Wadir Umum ADM dan Keuangan RSMP, Sunardi, dalam konferensi pers, Sabtu (4/2/2023).
Baca Juga: Ini Identitas Penyidik yang Diduga Peras Bripka Mahdi, Bakal Dipertemukan Langsung
Selanjutnya sebagai bentuk tanggung jawab pihak RS Muhammadiyah Palembang, awalnya pasien Kelas III langsung dipindahkan ke VIP usai menjalani operasi.
"Selanjutnya pasien ini tidak dikenakan biaya sepeser pun atau gratis," lanjut Muksin.
Kondisi bayi terus diawasi selama 3 x 24 jam oleh perawat lainnya, supaya apabila terjadi masalah dapat segera dilaporkan ke dokter yang mengoperasi bayi tersebut.
Baca Juga: Ramalan Zodiak 4 Februari 2023: Libra Harus Hati di Tempat Kerja
"Kondisi bayi saat ini baik - baik saja, sehat, dan terus dalam pengawasan," ujarnya.
Sementara untuk perawat berinisial D sudah dinonaktifkan sambil menungu proses lebih lanjut.
Ia merupakan perawat tetap di RS Muhammadiyah Palembang dan sudah termasuk senior karena telah bertugas selama 18 tahun.
"Kami berharap proses ini nanti bisa dibicarakan secara kekeluargaan, karena ini merupakan sesuatu yang bukan disengaja tetapi lebih kepada musibah bagi karyawan kami sehingga terjadi kecelakaan tadi," kata Muksin.
Baca Juga: Keunikan Batik Sarita, Kain Bercerita Asal Toraja Sulawesi Selatan
Muksin sendiri belum bisa memastikan apakah jari bayi terpotong itu bisa normal kembali. Dokter masih harus terus melakukan observasi paling tidak dalam tiga hari.
"Sebenarnya orang tua bayi sudah menunggu perawat D untuk meminta maaf namun tidak datang. Begitu juga saat ditemui di ruangan, tidak bertemu," pungkasnya.***