nasional

Serangan Halus Tapi Mematikan! Ini Dia 5 Hama Cabai Paling Ditakuti Petani, Nomor 3 Bikin Panen Gagal Total

Minggu, 11 Mei 2025 | 19:00 WIB
Lalat Buah (Bactrocera spp.) Gejala: Buah cabai menunjukkan titik hitam kecil pada pangkal, membusuk dari dalam karena ulat (belatung) yang menetas dari telur lalat. (Scenshoot youtube)

Pengendalian: Pasang perangkap metil eugenol dan jaga sanitasi kebun. Buang buah yang terserang untuk memutus siklus hidup lalat.

 

4. Ulat Grayak (Spodoptera litura)

Gejala: Daun berlubang dan sebagian besar bagian tanaman dapat habis dimakan, terutama saat malam hari.

Pengendalian: Kumpulkan telur dan ulat secara manual, rotasi tanaman, serta semprot insektisida selektif bila populasi tinggi.

5. Tungau Merah (Tetranychus urticae)

Gejala: Daun tampak menguning, menebal, dan mudah rontok. Pertumbuhan tanaman terhambat.

Pengendalian: Gunakan akarisida sesuai dosis, serta jaga kelembaban tanah dengan mulsa plastik.

 


Strategi Pengendalian Hama Terpadu (PHT)

Pengendalian Hama Terpadu (PHT) merupakan metode yang efektif untuk mengendalikan serangan hama secara menyeluruh dan ramah lingkungan. Beberapa langkah dalam penerapan PHT meliputi:

Budidaya Tanaman Sehat: Gunakan benih unggul dan tahan terhadap hama.

Pengamatan Rutin: Lakukan monitoring mingguan untuk deteksi dini.

Pemanfaatan Musuh Alami: Jaga keseimbangan ekosistem dengan melestarikan predator alami seperti kepik, laba-laba, dan tawon parasitoid.

Penggunaan Pestisida Nabati: Gunakan ekstrak daun mimba, serai wangi, atau tembakau sebagai insektisida alami.

Halaman:

Tags

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB