METRO SELEBES.COM- Menjelang Seleksi Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2024, banyak tenaga honorer menjadi gelisah penyebabnya formasi rekrutmen jauh dibawah target yang diharapkan.
Seharusnya tenaga honore bahagia memasuki tahun 2024, namun mereka menjadi khawatir dikarenakan tidak bisa ikut seleksi PPPK.
Salah satu persoalan yang membuat tenaga honorer cemas adalah minimnya formasi yang tersedia. Target formasi rekrutmen yang diumumkan oleh pemerintah daerah seringkali jauh dari realitas lapangan.
Ini menjadi pukulan telak bagi honorer yang sudah berjuang bertahun-tahun, berharap dapat mendapatkan pengakuan yang layak atas pengabdiannya.
Dalam rekrutmen PPPK tahun ini, banyak di antara mereka yang merasa kecewa dan cemas akan nasib mereka yang belum pasti.
Pemerintah sebenarnya telah membuat kesempatan kerja melalui program PPPK, sebagai salah satu upaya untuk mengakomodasi tenaga kerja honorer yang telah lama mengabdi di berbagai instansi pemerintah.
Namun terkait dengan jumlah formasi rekrutmen juga menambah kegelisahan di kalangan para honorer.
Formasi rekrutmen yang jauh di bawah target ini sangat dirasakan oleh para honorer yang telah lama menantikan kesempatan untuk mendapatkan status pegawai negeri.
Sebenarnya target formasi rekrutmen harus disesuaikan dengan kebutuhan riil di lapangan, agar tidak menimbulkan kekecewaan yang lebih besar di kalangan para honorer.
Ini agar seluruh honorer tahun ini bisa terangkat menjadi ASN pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
Mereka percaya bahwa dengan kerja keras dan ketekunan, suatu hari nanti pintu kesempatan akan terbuka lebar bagi mereka menjadi pegawai PPPK.