MetroSelebes- Kabar mengejutkan yang berasal dari pengakuan peneliti megalitikum yang meneliti mengenai Megalitikum di Gunung Padang, Jawa Barat (Jabar).
Dimana tim peneliti mengungkapkan bahwa Gunung Padang merupakan buatan manusia yang secara logika hal itu sulit diterima.
Sebab, Pada dahulu kala tidak memungkinkan adanya teknologi untuk membuat hal tersebut apalagi diungkapkan bahwa situs megalitikum itu telah ada sejak 25.000 tahun silam.
Melansir CNBC Indonesia, Sabtu 2 Desember 2023. Sekelompok peneliti yakin Gunung Padang adalah struktur buatan manusia. Hasil riset menjadikan Gunung Padang sebagai piramida tertua di dunia.
Tim Peneliti mengungkapkan bahwa Struktur Gunung Padang memiliki tinggi mencapai 20-30 meter.
Untuk memastikan hal tersebut, dilakukan Pengeboran inti di tujuh titik berbeda untuk memastikan kebenaran hipotesis tersebut.
Fakta lain yang ditemukan pada saat penelitian adalah terdapat Penanggalan radiokarbon dari tanah organik mengungkap beberapa tahap konstruksi, yang dimulai dari ribuan tahun sebelum masehi, dengan data paling awal menandakan era Paleolithic
Selain itu, Penelitian ini juga menggunakan Teknik survei seperti berikut:
- Electrical resistivity tomography (ERT)
- Ground-penetrating radar (GPR)
- Seismic tomography (ST)
Survei tersebut dilakukan agar peneliti bisa menggambarkan isi di dalam Gunung Padang serta kronologi pembangunannya.
Penulis artikel yang melaporkan penemuan ini adalah Danny Hilman Natawidjaja, Andang Bachtiar, Bagus Endar B. Nurhandoko, Ali Akbar, Pon Purajatnika, Mudrik R. Daryono, Dadan D. Wardhana, Andri S. Subandriyo, Andi Krisyunianto, Tagyuddin, Budianto Ontowiryo, dan Yusuf Maulana.
Menurut laporan penelitian berjudul Geo-archaeological prospecting of Gunung Padang buried prehistoric pyramid in West Java, Indonesia di jurnal Archaeological Prospection, struktur di Cianjur tersebut tidak alami, tetapi "diukir secara teliti" di periode antara 25.000 hingga 14.000 tahun lalu.