MetroSelebes- Akhir-akhir ini dihebohkan berita mengenai warga Aceh yang menolak kedatangan pengungsi Rohingya.
Pengungsi etnis Rohingya adalah pengungsi yang berasal dari Myanmar akibat konflik kemanusiaan.
Indonesia dalam hal ini atas dasar kemanusiaan menerima etnis Rohingya untuk mengungsi ke Indonesia sementara waktu.
Dalam data yang di terbitkan oleh UNHCR per 30 Agustus 2023, total pengungsi Rohingya yang datang ke Indonesia adalah sebanyak 1.297 orang.
Namun beredar kabar baru - baru ini bahwa warga Aceh menolak kedatangan sebuah kapal yang membawa pengungsi Rohingya.
Diperkirakan kapal tersebut membawa sekitar 249 pengungsi
Peristiwa itu terjadi di bibir pantai Desa Pulo Peneung Meunasah Dua, Kecamatan Jangka Bireuen.
Dimana kejadian yang terjadi pada hari kamis, 16/11/2023 tersebut, saat warga mengetahui kedatangan pengungsi Rohingya, mereka Lalau beramai ramai datang ke lokasi dan menolak ratusan pengungsi tersebut.
Namun walaupun demikian, kapal yang di tumpangi oleh pengungsi Rohingya sempat diperbaiki oleh masyarakat dan diberikan bantuan logistik serta BBM.
Berdasarkan kejadian penolakan tersebut, diharapkan pemerintah dapat mengambil langkah yang tepat agar kejadian ini tidak terulang kembali.
Langkah tersebut dapat berupa:
- Memperketat pengawasan terhadap pengungsi Rohingya di tempat penampungan sementara sehingga meminimalisir interaksi dengan warga setempat sehingga mengurangi gesekan sebab perbedaan budaya dan kebiasaan.
- Jika diperlukan, dirasa perlu peninjauan batas jumlah penampungan terhadap pengungsi Rohingya di Indonesia sehingga pelayanan yang dapat diberikan kepada pengungsi Rohingya yang ada dapat maksimal.
- Sosialisasi kepada masyarakat sekitar lokasi penampungan mesti terus dilakukan agar kebijakan pemerintah tentang pengungsi Rohingya selaras dengan respon rakyat sekitar lokasi penampungan.
Itulah beberapa hal yang dirasa perlu untuk diperhatikan pemerintah.
Baca Juga: Umat Buddha Indonesia Menggelar Doa Bersama Untuk Perdamaian Pelestina