Polri Terjunkan 434.197 Personel Usia Maksimal 50 Tahun
Pihak kepolsiian menurunkan 434.197 personel yang terlibat dalam Operasi Mantap Brata 2023-2024 dalam rangka pengamanan Pemilu 2024.
Tetapi, seluruh personel yang terlibat diseleksi dari sisi umur dan kesehatannya.
“Polri khususnya dilaksanakan prioritas pelaksana pengamanan Pemilu 2024, usianya maksimal 50 tahun,” terang Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho di Jakarta.
Sandi kembali mengatakan untuk batas usia dan kesehatan merupakan salah satu faktor utama dari hasil evaluasi pengamanan Pemilu 2019. Sehingga pengamanan Pemilu 2024 lebih baik dari sisi kinerja dan juga dari sisi personel.
Adapun untuk Pemilu yang lalu dengan rangkaian yang cukup panjang dan serentak seluruh daerah, tidak sedikit personel Polri yang bertugas mengalami sakit, bahkan ada yang meninggal dunia.
Baca Juga: Organisasi Paling Awal Hadir Di Indonesia, Boedi Oetomo bukan yang pertama?
“Evaluasi tersebut menjadi bahan masukan utama dalam rakor kesiapan Operasi Mantap Brata 2023-2024 untuk menegaskan kembali bahwa untuk kesehatan dan kesiapan anggota yang melaksanakan kegiatan pengamanan maupun komponen penyelenggara pemilu lainnya,” jelasnya menutup pembicaraan.
Korlantas Lakukan Persiapan Jelang Pemilu 2024
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri melakukan berbagai persiapan menghadapi Pemilu 2024.
Pernyataan tersebut disampaikan Kapolri di acara Syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-68 di Pusdik Lantas Polri, Serpong, Tangerang Selatan.
"Saya cuma mengingatkan bahwa teman-teman dari jajaran Korlantas juga memiliki peran penting untuk menjaga agar stabilitas Kamtibmas tetap terjaga," ungkap Listyo Sigit Prabowo
Baca Juga: Heboh! Negeri Jiran Malaysia Keluhkan “KARHUTLA” Di Indonesia. Berikut Selengkapnya!
"Misalkan pada saat campaign terbuka, ada beberapa lokasi yang bersamaan mungkin tentunya di situ bagaimana peran rekan-rekan untuk mengatur rutenya agar jangan bertabrakan, kemudian aturan di jalan seperti apa, ini peran dari jajaran lalu lintas," sambungnya.
Selain itu, Sigit menyebut nantinya Korlantas juga bakal bertugas melakukan pengawalan terhadap para calon presiden dan wakil presiden terpilih. Dia meminta Korlantas melaksanakan cooling system dalam perhelatan politik tersebut.