nasional

Organisasi Paling Awal Hadir Di Indonesia, Boedi Oetomo bukan yang pertama?

Kamis, 28 September 2023 | 04:08 WIB
Perintis terbentuknya organisasi Boedi Oetomo. (KITLV)

MetroSelebes -  Latar belakang didirikan organisasi ini  bersifat organisasi sosial kemasyarakatan, di mana tujuan awalnya dapat disimpulkan sebagai berikut.

Pertama membantu fakir miskin baik dalam segi material maupun spiritual, kedua mendidik dan mempersiapkan generasi muda Islam untuk mampu berperan pada masa depan dan ketiga menolong umat yang lemah dalam sektor ekonomi.

Jika kita mengira bahwa organisasi pertama di Indonesia adalah Boedi Oetomo, maka anda salah, sebagaimana saya (penulis) juga punya anggapan yang sama, alasannya sederhana, karena kita mendapatkan sumber informasi yang sama dan tidak ada sumber lain sebagai pembanding.

Baca Juga: Rexy Mainaky, Legenda Badminton Indonesia, Punya Jabatan Baru di Malaysia. Cek Selengkapnya!

semua info ini kita dapatkan di masa kita mengecap pendidikan formal. menurut data yang saya peroleh dari beberapa sumber, "Jami'at Kheir" adalah organisasi yang pertama sebelum Boedi Oetomo. Jami'at Kheir sendiri artinya; perkumpulan kebaikan.

organisasi ini didirikan pada tahun 1901 M, sementara Budi Utomo didirikan 7 tahun kemudian tepatnya pada tanggal 20 Mei 1908 M.

Memang secara tertib administrasi Jami'at Kheir baru di daftarkan pada tanggal 17 Oktober 1919  berdasarkan akta notaris J.W. Roeloffs Valks dalam akta STICHTINGSBRIEF der STICHTING "SCHOOL DJAMEAT GEIR" yang diketuai Said Aboebakar bin Alie bin Shahab.

Latar belakang didirikan organisasi ini lebih bersifat organisasi sosial kemasyarakatan, di mana tujuan awalnya dapat disimpulkan sebagai berikut

  1. membantu fakir miskin baik dalam segi material maupun spiritual.
  2. mendidik dan mempersiapkan generasi muda Islam untuk mampu berperan pada masa depan.
  3. ketiga menolong umat yang lemah dalam sektor ekonomi.

karya nyata dari jamiatul Kheir di kala itu, lebih mengarah pada masalah sosial kemasyarakatan yang menitikberatkan pada masalah penanggulangan kemiskinan dan kebodohan yang diderita oleh umat Islam akibat penjajahan.

sebagai bukti dari kepedulian terhadap anak-anak yatim korban penjajahan maka didirikanlah panti asuhan Darul Aitam, yang tugas prioritasnya merawat dan mendidik anak-anak tersebut.

selain masalah sosial, jami'at al-kheir juga memberikan sumbangsih dalam hal memerdekakan negara kesatuan Republik Indonesia.

selain para ulama ada juga dari kalangan cendekiawan muslim yang di kemudian hari ditetapkan menjadi pahlawan nasional seperti Haji Oemar said (HOS) Tjokroaminoto, Husein jayadiningrat dan Ahmad Dahlan yang mana mereka adalah pemuda-pemuda Islam Indonesia yang mempunyai garis keturunan dari bangsa Arab.

selain masalah sosial, jami'at al-kheir juga memberikan sumbangsih dalam hal memerdekakan negara kesatuan Republik Indonesia.

Tidak hanya dari kalangan para ulama, ada juga dari kalangan cendekiawan muslim yang di kemudian hari ditetapkan menjadi pahlawan nasional seperti Haji Oemar said (HOS) Tjokroaminoto, Husein jayadiningrat dan Ahmad Dahlan yang mana mereka adalah pemuda-pemuda Islam Indonesia yang konsisten mengakui Kami Bangsa yang satu, Bangsa Indonesia.***

Tags

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB