Bahasa Turki sangat popular pada abad 15 pada masa Kesultanan Utsmaniyah.
Pada masa Utsmaniyah ini, bahasa Turki ditulis dalam Huruf Arab.
Akan tetapi, semenjak tahun 1928, Mustafa Kemal Ataturk yang dikenal sebagai bapak Turki Sekuler berusaha membaratkan Turki dan mengganti semua ejaan bahasa Turki menjadi abjad Latin.
5. Bahasa Polandia
Bahasa Polandia dinilai sebagai bahasa paling sulit dipelajari nomor 5, sebab bahasa ini banyak menggunakan gabungan huruf mati dalam satu kata.
Kalau Anda penggemar olahraga sepak bola, tentu sering melihat nama pemain Polandia yang sangat sulit dieja oleh lidah orang Indonesia.
Seperti Wojciech Tomasz Szczęsny, nama kiper Timnas Polandia dan Juventus FC.
Salah satu bahasa di Eropa Timur ini turut digunakan di berbagai negara Eropa selain Polandia, yakni Rusia, Republik Ceko, Rumania, Ukraina, Slovakia, dan Serbia.
4. Bahasa Jepang
Bahasa Jepang (Nihong-go) adalah bahasa resmi di Jepang dengan jumlah penutur 125 juta jiwa di seluruh dunia.
Bahasa Jepang juga dipertuturkan di sejumlah negara yang pernah menjadi jajahannya, seperti Korea Selatan dan Tiongkok.
Bahasa ini juga dituturkan di Amerika Serikat (di California dan Hawaii) dan Brasil akibat imigrasi orang Jepang ke sana.
Namun, keturunan mereka yang disebut nisei, tidak lagi fasih dalam bahasa tersebut.
Bahasa Jepang terbagi menjadi dua bentuk yaitu Hyoujungo dan Kyoutsugo.