Kebutuhan Mendesak Pengungsi
Saat ini, pihak Pemerintah Kota Jayapura juga tengah memproses status tanggap darurat.
Ada beberapa hal yang menjadi kebutuhan mendesak pengungsi korban Gempa Papua.
Antara lain genset listrik, tenda, kasur lipat, makanan siap saji, selimut, tikar, dan air mineral.
Baca Juga: 4 Fakta Terbaru Mamah Muda Jambi Yunita Sari Anggraini, Termasuk Akun TikTok dan Instagram yang Asli
Diberitakan sebelumnya, Gempa Papua menyebabkan empat orang meninggal.
Dua dari empat korban jiwa itu adalah mahasiswi asal Toraja, Sulawesi Selatan, yang bekerja paruh waktu (part time) di Cafe Carita yang ambruk
Kedua warga asal Toraja tersebut, masing-masing Rista Pasimbong dan Satriani.
Kedua korban ini, menurut Ketua Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Kabupaten Jayapura, Nobertus Banga, merupakan mahasiswi Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri (STAKN) Jayapura, jurusan Theologi semester IV.
Baca Juga: Sudah Bersuami, Ini Larangan Wanita Haid yang Perlu Diperhatikan dalam Islam
“Mereka mahasiswa STAKN Jayapura. Tapi bekerja paruh waktu di cafe itu. Saat kejadian, kedua adik kita ini terjebak dalam bangunan cafe,” tutur Nober, Kamis (9/2), dikutip Metroselebes.com dari Kareba Toraja.
Nober mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait untuk mengurus jenazah kedua korban gempa Papua tersebut.***