"Belum ada surat resmi dari FIFA, tetapi kami sudah dapat info drawing ini dibatalkan," tutur Arya.
Versi Arya, drawing batal ini karena penolakan Gubernur Bali.
Namun, penolakan Gubernur Bali sejatinya hanya kepada kehadiran perwakilan dari Israel atau tim Israel.
"Gubernur Bali kan menolak kedatangan tim dan perwakilan Israel. Drawing itu nggak mungkin tanpa keikutsertaan seluruh negara peserta," tuturnya.
Baca Juga: Ini 7 Karakter dalam Serial Anime Fullmetal Alchemist: Brotherhood
Arya menyesalkan kondisi ini baru terjadi sekarang. Sebab, FIFA melihat seharusnya sudah tidak ada persoalan, apalagi ada jaminan dari pemerintah saat mengajukan tuan rumah Piala Dunia ini dari awal.
"Ini bisa dilihat, kenapa baru sekarang. Karena kan sebenarnya sudah ada government guarantee ini saat mengajukan jadi tuan rumah Piala Dunia U20 ini," ucap pria berkacamata tersebut.
Karena itu, lanjut Arya, pihaknya masih menantikan pemberitahuan lebih lanjut.
PSSI sendiri berharap agar tidak dikucilkan dari ekosistem sepak bola dunia karena polemik Timnas Israel jelang Piala Dunia U20 2023.***