METROSELEBES.COM - Gempa dengan magnitudo (M) 6,0 mengguncang Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara (Sulut), Sabtu (11/2) sore.
Dalam Rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Gempa Talaud-Sulut berpusat di laut 37 kilometer tenggara Melonguane, Kabupaten Talaud.
"Mag:6.0, 11-Feb-23 15:55:06 WIB, Lok:3.67 LU, 126.76 BT (Pusat gempa berada di Laut 37 km Tenggara Melonguane), Kedlmn:11 Km Dirasakan (MMI) IV Melonguane, III-IV Tahuna, III - IV Siau, II Manado," pernyataan BMKG.
Baca Juga: Aktor Korea Yoo Ah In Diperiksa Polisi, Diduga Gunakan Ganja
Beberapa menit kemudian terjadi setidaknya tiga gempa susulan. Termasuk dengan magnitudo 4,3. Pusat gempa 3.78 LU, 126.73 BT (25 km Tenggara Melonguane-SULUT), kedalaman 31 Km.
BMKG mencatat dalam sepekan terakhir di wilayah Indonesia terjadi aktivitas gempa signifikan dan dirasakan masyarakat sebanyak 93 kali dalam berbagai variasi magnitudo dan kedalaman.
Dua gempa yang terjadi Talaud sore tadi termasuk jenis gempa dangkal yang disebabkan adanya deformasi batuan di Lempeng Laut Maluku.
Baca Juga: 3 Faktor Ini Bisa Bikin Anies Baswedan Gagal Nyapres, Termasuk Soal Dana
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya deformasi batuan dalam Lempeng Laut Maluku," kata Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG Daryono dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (11/2/2023).
"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," lanjutnya.
Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.***